Referensi Panduan Penilaian Tes Tertulis Terbaru

Panduan penilaian tes tertulis


Kini Bapak/Ibu sudah bisa memiliki Buku Panduan Penilaian Tes Tertulis 2020 sebagai tambahan referensi dan informasi khusus untuk memperlancar proses penilaian kepada siswa/siswi yang mengikuti ujian tertulis.

Secara umum kegiatan Penilaian hasil belajar peserta didik merupakan aktivitas yang dinilai sangat penting, mengingat kegiatan tersebut menyangkut pengumpulan dan pengolahan informasi hasil belajar siswa/siswi yang kelak digunakan sebagai informasi fundamental  yang berhubungan dengan perkembangan pembelajaran dan menjadi portofolio pencapaian siswa. Pemerintah, satuan pendidikan, dan pendidik memiliki kewenangan dalam melakukan penilaian tersebut, namun biasanya dilakukan dalam bentuk tes yang memiliki standar minimum baik dalam penyiapan bahan tes, pelaksanaan tes, maupun analisis dan pemanfaatan hasil tes.

Selain dari pada itu, metode yang digunakan pemerintah dalam mengukur parameter ketercapaian hasil belajar umumnya berdasarkan pada aspek pengetahuan dan menggunakan bentuk soal yang secara teknis mudah untuk dilakukan perhitungan secara matematis misalnya bentuk soal pilihan ganda. Maka dari itu, bisa dikatakan metode penilaian hasil belajar yang dilakukan pemerintah belum seutuhnya merepresentasikan semua aspek yang dikuasai siswa/siswi yaitu antara lain aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Selain itu, penggunaan bentuk soal pilihan ganda belum optimal menggali kemampuan mendalam dan kemampuan mengungkapkan pengetahuan peserta didik.


Atas dasar keterbatasan tersebut, diharapkan para pelaku pendidikan,  mulai dari perangkat guru hingga kepala sekolah yang tercangkup dalam  satuan pendidikan dapat mengukur bukan hanya dari aspek pengetahuan saja namun juga aspek keterampilan dan kelakuan sehari - hari sehingga penilaian yang dilakukan menjadi lebih detil dan komperehensif yang mencerminkan seluruh aspek kompetensi dan potensi akademik dan nonakademik peserta didik. Tidak lupa juga, dalam memberikan penilaian dari segi aspek pengetahuan, pendidik diharapkan menggunakan berbagai bentuk dan teknik penilaian sehingga hasil penilaian pengetahuan bisa lebih autentik dan beresensi.

Dalam tes tertulis, pendidik dituntut sebisa mungkin tidak hanya terpaku pada metode bentuk soal pilihan ganda, namun dapat juga memfokuskan bentuk soal lain seperti essai dan soal fill in the blank sehingga pendidik dapat mengukur keterampilan berpikir yang lebih tinggi seperti menganalisis dan mengevaluasi. Pemilihan bentuk tes tertulis hendaknya disesuaikan dengan karakteristik pengetahuan, kognitif, konten, dan konteks yang ada dalam kompetensi sesuai kurikulum yang berlaku serta mekanisme penilaian.

Prosedur Penilaian Hasil Belajar Oleh Pendidik

1. Perancangan strategi penilaian oleh pendidik dilakukan pada saat penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berdasarkan silabus. Dalam hal ini, termasuk penentuan bentuk penilaian yang sesuai dengan kompetensi dasar yang ada di dalam kurikulum.

2. Penyusunan instrumen penilaian mengikuti langkah-langkah pengembangan instrumen yang standar yaitu menentukan tujuan, menyusun kisi-kisi, menyusun soal, analisis kualitatif, uji coba, dan analisis kuantitatif.

3. Perakitan butir soal yang akan digunakan dalam penilaian sesuai dengan tujuan yang akan dicapai.

4. Pelaksanaan penilaian oleh pendidik dan hasilnya ditafsirkan sebagai bahan laporan.

5. Hasil penilaian pencapaian pengetahuan peserta didik disampaikan dalam bentuk angka dan/atau deskripsi.

Download Panduan Penilaian Tes Tertulis 2020 untuk Semua Jenjang

Untuk lebih detil dalam melihat  panduan tersebut, kami persilahkan kepada Bapak/Ibu Guru untuk mendownload dan membacanya melalui buku yang bisa diunduh melalui tautan yang telah kami  sediakan di bagian bawah berikut ini:

Panduan Penilaian Tes tertulis 2020 – Download 


Sekedar informasi, konten atau isi dari Buku sebagian besar merupakan pembahasan mengenai  petunjuk atau panduan bagi pendidik dalam melakukan  kegiatan penilaian tertulis, sehingga tujuan awal kami kepada pendidik dapat lebih mudah mengimplementasikannya dalam proses penilaian di kelas. Jika dilihat pelaksanaannya selama ini, banyak pendidik mengalami kendala dalam pengembangan instrumen penilaian tes tertulis.

Adapun kendala tersebut antara lain: menyusun indikator soal, mengembangkan soal sesuai indikator soal, menyusun soal sesuai dengan level kognitif, menyusun soal tertulis sesuai dengan kaidahnya, serta membuat rubrik penskoran pada soal uraian. Pengembangan instrumen penilaian tersebut harus memperhatikan validitas dan realibilitas. Validitas berarti instrumen mengukur kemampuan yang seharusnya diukur dan reliabilitas berarti instrumen tes harus konsisten.

Demikian beberapa hal yang bisa kami informasikan terkait informasi terkait dengan panduan penilaian tes tertulis untuk tahun ini. Semoga apa yang kami berikan kepada Bapak/Ibu pada postingan kali ini bisa sedikit meringankan kinerja kepada Bapak/Ibu selaku tenaga pendidik dan abdi negara pembentuk tunas - tunas muda bangsa.

Dan juga tidak  lupa kami mengamanahkan kepada Bapak/Ibu sekalian harapan kami pada Bapak/Ibu guru sekalian dapat optimal dalam memberikan pengajaran terbaik kepada tunas - tunas muda kita selaku generasi bangsa demi masa depan Indonesia yang gemilang. Jika dalam postingan  kali ini ada kata atau kalimat atau bahkan ada berkas yang tidak  sesuai ekspektasi Bapak/Ibu, mohon dibukakan pintu maaf  sebesar - besarnya dan  mohon tinggalkan kritik dan saran untuk menjadi bahan evaluasi  kami kedepannya.  Nantikan terus berkas - berkas administratif dan aplikasi pendidikan  lainnya hanya di gameseducationary.blogspot.com. 

Comments

Popular Posts